Proyek Pembangunan Talud Kawasan Minapolitan Mendapat Sorotan dari Ketua LSM Fakta

Belitung Timur, SERGAPNEWS.ID  – pembangunan talud kawasan minapolitan kabupaten Belitung timur kecamatan Manggar desa Kurnia jaya dengan nomor kontrak 81/PPK- BPBD/RR/X/2020 waktu pelaksanaan 80 hari kalender dengan baku dana sebesar Rp.2.126.909.947,48 hingga menimbulkan tanda tanya Kamis,( 26/11/2020).

Proyek yang di kerjakan oleh CV.CIU ini menimbulkan tanda tanya dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM Fakta ) Ade kelana , Ade kelana saat di temui di salah satu warung kopi mengatakan bahwa ada salah satu proyek pembangunan talud kawasan minapolitan yang hanya di lakukan pengerukan tetapi tidak ada bangunan taludnya .

” Coba di lihat ini (photo HP) hanya ada pengerukan sedangkan pembangunan taludnya tidak ada terlihat sama sekali di proyek itu, ini jelas tidak sesuai dengan apa yang ada pada papan plang (pembangunan talud kawasan minapolitan ) dan juga kawasan minapolitan itu setahu saya itu terletak di jalan Sulawesi,” ungkapnya ke pada awak media sergapnews.id .

Mendengar akan hal tersebut awak media langsung meminta Ade kelana (ketua LSM Fakta) untuk menunjukan tempat pembangunan proyek tersebut Rabu, (25/11/2020) sontak begitu melihat proyek tersebut memang tidak ada kelihatan adanya pembangunan talud di desa Kurnia jaya, melainkan hanya ada bekas pengerukan eks kolong yang di keruk seperti bandar , dan untuk para pekerja serta alat-alat seperti ada dalam prosedur lelang juga tak ada lagi ditempat itu.
– excavator ( minimal tahun 2015) seharusnya 2 unit
– excavator long arm (minimal tahun 2015) 1 unit
– dump truk (3 unit )

Berangkat dari situ awak media langsung menghubungi kepala BPBD provinsi Mikron Antariksa melalui via telpon seluler .

” Ia banar proyek tersebut memang BPBD provinsi, untuk info lebih lanjut coba tanyakan ke PPK nya langsung nanti saya kirim nomor telpon nya,” ujarnya.

Tak tunggu lama-lama begitu mendapatkan nomor handphon PPK nya, awak media langsung menelpon Agus Afandi selaku PPK dan menanyakan proyek pembangunan talud kawasan minapolitan.

” Jadi untuk proyek itu taludnya ada kita kerjakan kurang lebih sepanjang 150 meter di desa mekar jaya dan desa lalang kalau saya gak salah , sementara yang saya terima laporan itu mereka berhenti dulu karna ada permintaan pihak desa untuk di gali lagi ke daerah lain seberangnya itu, sementara itu kan tidak masuk dalam volume pekerjaan apalagi di situ tidak ada lagi tempat untuk pembuangan hasil penggaliannya , naa itu takutnya nanti terkena tanah masyarkat itu kan nanti ada komplen jadi mereka sementara masih negosiasi dulu dengan pihak desa kira-kira ada masalah gak kalau itu di kerjakan lagi, dan mereka berhenti bekerja itu bukan sudah selesai melainkan karena ada permintaan desa untuk di pengerukan tempat lain, kalau dana segitu (2,1 miliar ) yang jelas gak cukup la kalau mau di buat talud semua,” kata Agus Afandi selaku PPK nya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

PT Timah Tbk Mangkir Sidang Pertama Perkara Gugatan PMH Di Pengadilan Negeri Pangkalpinang

Thu Nov 26 , 2020
Pangkalpinang – Perintah eksekusi dari pihak PT Timah Tbk terhadap 12 rumah yang ditempati pensiunan atau mantan karyawannya, beberapa waktu yang lalu, Rabu (18/11/2020). Dan dari 12 rumah tersebut hanya […]
Cloud Hosting Indonesia